EnglishIndonesia

Si Anak Sulung - PRUMPUNG

Merupakan area binaan yang terfollow-up pasca Jambore Anak Jalanan tahun 2000 dan menjadi Bimbel (Bimbingan Belajar) resmi pertama Sahabat Anak (SA). Awalnya terdorong karena melihat tingginya minat anak-anak yang sebagian besar pengamen untuk bersekolah namun sering ketinggalan kelas dengan kemampuan calistung (baca tulis hitung) yang rendah.

Awalny dari 20 bocah, kini, ada sekitar 202 anak yang mengikuti kegiatan belajar rutin di mana remaja usia SMP & SMA ikut dilibatkan mengajar anak yang lebih kecil (SD). Satu proses pelibatan anak dan regenerasi yang patut dicontoh untuk pengaktifan partisipasi masyarakat sekitar (community development).Pada September 2008, SA Prumpung mengontrak satu petak rumah warga untuk dijadikan Rumah Belajar, pusat aktivitas dan koordinasi pengajar, serta penyimpanan peralatan belajar plus buku-buku untuk program Perpustakaan.

Disusul 2009, para aktivis memutuskan untuk menyewa 1 petak lagi persis di sebelah Rumah Belajar Prumpung melihat jumlah anak yang semakin bertambah dan adanya Program Perpustakaan dari Rotary Club.

Kini ada 2 rumah belajar yang setiap hari selalu penuh aktifitas mulai dari kelas Bimbel, Perpustakaan sampai kelas Seni Lukis dan Musik.

Selain itu, di setiap hari Jumat, salah satu warga masih mengijinkan rumahnya dipakai oleh SA Prumpung karena kurangnya ruangan untuk menampung anak-anak.

Jadwal belajar:
Selasa, Jumat pukul 19.00- 21.00 WIB;
Senin, Rabu, Kamis, Sabtu (Perpustakaan)
Minggu pukul 13:00 WIB Kelas Seni Lukis dan Musik, Bahasa Inggris, dan Akutansi
Sabtu & Minggu : Gerobak Pintar

Pengurus : Simsim, Artha, Cencen
Aktivis: Maria C, Mia, Christian, Vina, Ale, Difa, Maria, Emelda, Laura Hutabarat, Farida Meity,Tammy

Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
Ph: (021) 391 8505












Acara Workshop Kesehatan Prumpung

Workshop kesehatan yang dilaksanakan di SA-Lokal Prumpung, Minggu, 22 Maret 2009 berjalan dengan baik. Cuaca yang tidak pasti tidak membuat kami patah semangat demi melihat reaksi adik2 SD yang sudah semangat dan tidak sabar menanti acara dimulai. Adik2 SMP dan SMA menjalankan tugasnya masing2 untuk mengerjakan tugas, mempersiapkan segala sesuatu, agar adik-adik SD bisa mengikuti workshop dengan baik. Kami melihat rona bangga di tiap wajah adik-adik SMP dan SMA selama masa persiapan itu, karena saat ini mereka kami tunjuk menjadi panitia untuk acara ini :)

Testimoni Nisa

Nisa : Saya tidak harus seperti mereka..

Saya tidak harus seperti mereka...

Nama saya Khoerunisa, panggil saja Nisa. Saya anak pertama dari 4 bersaudara.

Ayah saya bekerja sebagai penarik andong. Andong itu milik orang lain sehingga setiap harinya ayah harus menyetorkan rupiah ke pemilik andong tersebut. Untuk itu terkadang malah penghasilan dari menarik andong itu tidak mencukupi kehidupan kami sehari-hari. Tapi meski demikian, entah bagaimana ayah selalu berusaha memenuhi kebutuhan kehidupan kami, biaya sekolah adik-adik, dan keperluan lainnya.

Pengobatan Gratis 500 Warga Prumpung Sawah

Selasa 16 Maret 2010, setelah persiapan sekitar 1 minggu akhirnya Pengobatan Gratis RW 4 – Prumpung Sawah terlaksana sudah. Sebanyak 500 warga dari jam 9 pagi sampai dengan jam 3 sore, mengantri di depan Majelis Taklim Al-Hidayah untuk memeriksakan kesehatannya.

Program Pengobatan Gratis tersebut dibantu oleh 4 dokter umum. seorang dokter gigi, dan seorang dokter mata.